Salah satu bagian terpenting dari sebuah bisnis adalah adanya inventaris. Seperti yang dikatakan Soemarsono S.R. (l994,pl5) bahwa inventaris merupakan daftar barang-barang yang digunakan di perusahaan atau di kantor yang menyertakan harga, jumíah, jenis dan keadaannya. Ketika produk Anda dijual dan berhasil dibeli oleh konsumen, maka Anda akan menghasilkan pendapatan yang dibutuhkan untuk perusahaan Anda agar tetap berjalan dan bertahan. Mengelola persediaan bukanlah hal yang mudah, apabila tidak tahu bagaimana cara mengelolanya.

Tidak dapat dihindari, bahwa kesalahan acap kali terjadi dalam persediaan barang. Mari ketahui, apakah Anda membuat lima kesalahan dalam mengelola persediaan barang ? 

  1. Kurangnya Pengukuran Kinerja

    Ketika sudah mengetahui bahwa ada yang tidak beres dengan kinerja di perusahaan Anda, maka Anda harus memperbaikinya masalah tersebut. Selain itu, apakah Anda sudah memiliki standar dalam kinerja ? pengukuran layanan kepada pelanggan dan perputaran persediaan barang digudang ?

    Dalam hal persediaan barang, wajib bagi manajer produk untuk selalu mengecek semua perputaran barang yang terjadi. Begitupun ketika ada barang yang baru masuk ke gudang. Bisa dilakukan dengan membuat jadwal persediaan, yang akan membuat semakin mudah dalam mengelolanya. Selain itu, hal ini juga dapat mengurangi risiko dan terhindar dari barang atau produk rusak atau kadaluarsa. Besar kecilnya penjualan dan produksi akan berpengaruh pada perputaran barang di perusahaan Anda. Maka, tugas lain dari seorang manajer yang mengecek persediaan barang yaitu menentukan besaran biayanya.

  2. Karyawan Tidak Memenuhi Syarat Untuk Mengelola Persediaan Barang

    Melakukan pengecekan persediaan barang harus sering dilakukan, jangan sampai melewati kegiatan yang satu ini. Ketika Anda menunda atau bahkan melewatinya, maka siap-siap Anda mengalami kesalahan dalam aktivitas penjualan. Anda harus memilih orang yang tepat untuk bagian ini, agar dapat bekerja dengan baik dalam mengelola persediaan barang yang akurat. Setidaknya ada tiga hal yang dapat Anda lakukan ketika memilih seorang karyawan.
    – Pekerjakan orang yang tepat
    – Dapat bertanggungjawab
    – Melakukan pelatihan

  3. Perencanaan Tidak Dapat Dilakukan, Apabila Kurangnya Perkiraan

    Ketika bisnis sudah berjalan, pasti Anda ingin melakukan peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Karena, pelanggan adalah aset berharga yang butuh kerja keras untuk mendapatkan. Selain meningkatkan pelayanan pelanggan, Anda juga harus memiliki perencanaan atau strategi kedepannya agar usaha dapat tetap berjalan dan semakin baik performanya. Perencanaan yang kurang atau bahkan tidak dilakukan dengan baik, ditakutkan Anda tidak dapat melakukan perkiraan dalam persaingan pasar.

  4. Menggunakan Cara Manual

    Perkembangan zaman semakin modern, para pebisnis ‘dipaksa’  untuk mengikuti perkembangan tersebut. Seperti halnya mengubah proses pengelolaan persediaan yang masih manual dengan menggunakan software inventory. Terlebih ketika usaha yang dijalankan semakin besar, maka akan semakin banyak barang digudang. Daripada Anda membuang banyak waktu dengan cara manual, lebih baik menghemat waktu dan mengerjakan hal lain dengan menggunakan software inventory.

  5. Tidak Melakukan Penghitungan Persediaan Barang

    Mengapa tidak melakukan perhitungan persediaan barang ? Tidak memiliki waktu yang cukup ? ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan kegiatan yang satu ini, di mana tidak sembarang orang yang bisa melakukannya dan harus benar-benar fokus dalam mengerjakannya. Perhitungan yang salah, maka siap-siap penjualan Anda akan terganggu. Kurangnya persediaan barang, dapat mengakibatkan perusahaan kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik dan kesempatan untuk memperoleh laba. Yang mana kita ketahui, bahwa salah satu tujuan berbisnis adalah untuk memperoleh laba. Dengan menggunakan software inventory, tidak ada lagi alasan untuk tidak melakukan pengelolaan persediaan barang dalam usaha Anda jika ingin melakukan penjualan yang lebih baik.

Berikut ini ada beberapa tambahan point yang ingin kami sampaikan dimana masih berhubungan dengan mengelola persediaan barang, yaitu fungsi dan metode dalam pengelolaan persediaan. 

Fungsi Persediaan

Dikatakan oleh Heizer dan Render (2017:553) bahwa persediaan dapat memiliki berbagai fungsi yang menambah fleksibilitas operasi perusahaan. Berikut ini merupakan fungsi dari persediaan :

  1. Untuk memberikan pilihan barang agar dapat memenuhi permintaan pelanggan yang diantisipasi dan memisahkan perusahaan dari fluktuasi permintaan
  2. Untuk memisahkan beberapa tahapan dari proses produksi
  3. Untuk mengambil keuntungan dari potongan jumlah karena pembelian dalam jumlah besar dapat menurunkan biaya pengiriman barang
  4. Untuk menghindari inflasi dan kenaikan harga

Metode Pengelolaan Persediaan

Berikut ini ada beberapa metode yang dapat Anda terapkan dalam pengelolaan persediaan, seperti :

  1. Metode EOQ
    Heizer dan Render (2017 : 561) mengatakan bahwa model kuantitas pesanan ekonomis dasar (economic order quantity-EOQ model) adalah salah satu teknik pengendalian persediaan yang paling sering digunakan. Teknik ini relatif mudah digunakan, tetapi didasarkan pada beberapa asumsi.”
  2. Metode JIT (Just In Time)
    Seperti yang diungkapkan oleh Siregar, et.al (2013 : 449), “JIT adalah pendekatan manufaktur  yang memproduksi barang berdasarkan permintaan yang sesungguhnya ada, bukannya berproduksi dengan jadwal tetap berdasarkan pada proyeksi permintaan.”
  3. Metode MRP
    Selain metode EOQ, ada metode lain yang dapat diterapkan menurut Heizer dan Render (2017 : 641) yaitu Materials Requirement Planning (MRP) merupakan sebuah teknik permintaan terikat yang menggunakan daftar kebutuhan bahan, persediaan, penerimaan yang diperkirakan, dan jadwal produksi induk untuk menentukan kebutuhan material.

Sudahkah Anda mengetahui kesalahan apa yang sudah dilakukan ? karena tidak dapat dipungkiri, kesalahan itu pasti akan terjadi dalam setiap bisnis dan itupun salah satu konsekuensi yang harus dihadapi ketika sudah memutuskan masuk ke dunia bisnis. Maka dari itu, sebisa mungkin untuk meminimalisir dari kesalahan yang akan terjadi. Anda dapat menggunakan software inventory untuk membantu bisnis Anda dalam mengelola persediaan barang di gudang. Data yang dibuat dan ditampilkan adalah real time dan mudah untuk membuatnya up to date. Ada banyak keuntungan yang akan Anda peroleh jika menggunakan software inventory ini.

Sumber :

Willybrodus Se, Malkus. 2013. LKP : Rancang Bangun Aplikasi Inventaris Penjadwalan Dan Perawatan Mesin Produksi Pada PT. Sumatraco Langgeng Makmur. http://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/53/6/BAB%20III.pdf 

Anggy Listiani, Sulistya Dewi Wahyuningsih. 2019. Analisis Pengelolaan Persedian Barang Dagang Untuk Mengoptimalkan Laba. http://journal.stieken.ac.id/index.php/peta/article/view/378/481. Vol.4, No.1.